Bukankah Tiap Rumah Sudah Punya Tanaman di Depan Rumah? Kenapa Masih Diajak Bertanam?

  • Share

Tiada rumah tanpa penghijauan, itulah yang kita liat dari negeri subur dan melimpah ini. Besar kecilnya halaman rumah tidak menjadi masalah, semua bisa dipakai untuk bertanam. Setidaknya setiap rumah di Indonesia punya 1 pohon dan tanaman penghias. Bisa pohon mangga, kelengkeng, anggur, ketapang,  palem, cemara, dan masih banyak pilihannya. Untuk tanaman hias sendiri bisa bonsai, lily, lidah mertua, keladi, kuping gajah, sri redjeki, dan masih banyak lagi.

Berarti orang di indonesia sudah tidak perlu diajak bertanam lagi dong? Ternyata masih banyak alasan kenapa masih berlu diajak bertanam. Beberapa hal ini akan membuatmu mengerti bahwa masih banyak yang perlu orang ketahui tentang trik dan tips bertanam.

  • Tidak tau caranya

Banyak kebun tidak lantas membuktikan banyak yang bisa berkebun. Kadangkala mereka yang berduit akan menyewa jasa tukang kebun untuk mendekorasi taman. Kadang juga tanaman itu sudah ada sejak rumah dibangun oleh pengembang. Alhasil bukan dia yang menanam. Jadi ajakan bertanam masih sangat cocok untuk setiap orang  yang belum tau cara semai, menanam dan merawat  tanaman.

 

  • Bisa tumbuh tapi tidak berbuah

Tuh banyak kan pohon mangga depan rumah, ditunggu tunggu karena dikira pasti panen setahun sekali, tapi pada kenyataannya tidak bisa berbuah bertahun tahun. Jadi bukan hanya buat teduh teduhan aja, tapi kita sendiri harus memetik buahnya. Ajakan berkebun bukan hanya tentang memulai, tapi mengerti perawatan tanaman dan bisa menghasilkan panen melimpah, hanya dari depan rumah.

 

  • Pengen lebih variatif

Tanaman di halaman rumah akan mempengaruhi orang didalamnya. Tanaman tanaman yang monoton lama lama bikin orang didalamnya kurang bersemangat beraktivitas. Jadi pastikan tanaman depan rumahmu. Dengan bertemu orang-orang yang juga suka berkebun jadi menambah wawasan tanaman, sehingga kita ingin menghadirkan variasi baru di kebun depan rumah. Nah tiap tanaman pasti punya karakter khusus dan membedakan cara perawatannya. Pastinya ketika kamu mempraktekkannya akan lebih seru dan menambah skill berkebunmu.

Satu ajakan akan memancing ajakan berkebun lainnya. Kalau berkebun adalah kebahagiaan, maka saatnya kita semua mengajak bahagia bersama sama. Salam hijau Indonesia!

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *